Rekomendasi Final
Untuk kondisi 1 Claude Max digunakan oleh 8 orang dengan usage pool yang sama, gunakan workflow berdasarkan kompleksitas task.
| Kompleksitas | Model | Superpowers |
|---|---|---|
| Sangat kecil | Sonnet | Tidak |
| Kecil | Sonnet | Tidak |
| Menengah | Sonnet | Ya |
| Besar | Opus → Sonnet | Ya |
| Architecture-critical | Opus → Sonnet | Ya |
Prinsip utama
- Gunakan Sonnet tanpa Superpowers untuk task kecil.
- Gunakan Sonnet + Superpowers untuk task menengah.
- Gunakan Opus → Sonnet + Superpowers untuk task besar dan architecture.
- Hindari penggunaan Opus dan Superpowers secara default untuk semua task.
- Prioritaskan workflow berat pada pekerjaan dengan risiko salah desain tinggi.
- Gunakan standar workflow yang sama untuk jenis task yang sama agar kualitas codebase tetap konsisten.
Ringkasan
Gunakan Sonnet sebagai default, Superpowers ketika task membutuhkan workflow terstruktur, dan Opus hanya ketika planning atau reasoning tingkat tinggi benar-benar dibutuhkan.
Strategi ini memberikan keseimbangan antara kualitas kode, kecepatan pengerjaan, penggunaan usage pool, dan kompleksitas pekerjaan.